Bacaan dan Tafsir Ibnu Katsir QS Al Baqarah Ayat 36: Tipu Daya Setan Kepada Nabi Adam

- Rabu, 25 Januari 2023 | 18:10 WIB
Bacaan dan Tafsir Ibnu Katsir QS Al Baqarah Ayat 36: Tipu Daya Setan Kepada Nabi Adam (Pixabay)
Bacaan dan Tafsir Ibnu Katsir QS Al Baqarah Ayat 36: Tipu Daya Setan Kepada Nabi Adam (Pixabay)

RELIGI - Bacaan dan Tafsir Ibnu Katsir QS Al Baqarah Ayat 36: Tipu Daya Setan Kepada Nabi Adam.

Tafsir menurut bahasa adalah penjelasan atau keterangan. Menurut Abu Hayyan Tafsir adalah ilmu mengenai cara pengucapan kata-kata al-Qur'an serta cara mengungkapkan petunjuk, kandungan-kandungan hukum dan makna-makna yang terkandung di dalamnya.

Al-Qur'an adalah bahasa pengungkapan tertinggi karens langsung dari Allah SWT sendiri. Oleh karena itu, untuk mengetahui makna dan kandugan dalam Al-Qur'an tidak boleh dilakukan oleh sembarangan orang.

Baca Juga: Bacaan dan Tafsir Ibnu Katsir QS Al Baqarah Ayat 34: Alasan Iblis Termasuk Golongan Orang yang Kafir

فَاَزَلَّهُمَا الشَّيْطٰنُ عَنْهَا فَاَخْرَجَهُمَا مِمَّا كَانَا فِيْهِ ۖ وَقُلْنَا اهْبِطُوْا بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ ۚ وَلَكُمْ فِى الْاَرْضِ مُسْتَقَرٌّ وَّمَتَاعٌ اِلٰى حِيْنٍ  ( البقرة: ٣٦ )

Fa'azallahumā Ash-Shayţānu `Anhā Fa'akhrajahumā Mimmā Kānā Fīhi Wa Qulnā Ahbiţū Ba`đukum Liba`đin `Adūwun Wa Lakum Fī Al-'Arđi Mustaqarrun Wa Matā`un 'Ilaá Ĥīnin. (al-Baq̈arah 2:36)

Artinya:
Lalu setan memperdayakan keduanya dari surga sehingga keduanya dikeluarkan dari (segala kenikmatan) ketika keduanya di sana (surga). Dan Kami berfirman, “Turunlah kamu! Sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain. Dan bagi kamu ada tempat tinggal dan kesenangan di bumi sampai waktu yang ditentukan.” (QS. [2] Al-Baqarah : 36)

Yaitu tempat tinggal, rezeki, dan ajal. Yang dimaksud dengan ila hin ialah waktu yang terbatas dan yang telah ditentukan, kemudian terjadilah kiamat.

Ulama tafsir dari kalangan ulama Salaf —seperti As-Saddi dengan sanad-sanadnya, Abul Aliyah, Wahab ibnu Munabbih, dan lain-lainnya— dalam pembahasan ini telah mengetengahkan kisah-kisah israiliyat yang menceritakan tentang ular dan iblis.

Dijelaskan di dalamnya bagaimana iblis dapat memasuki surga dan menggoda Adam. Hal ini insya Allah akan dijelaskan secara rinci dalam tafsir surat Al-A'raf, kisah yang akan disebutkan di dalam tafsir surat Al-A'raf jauh lebih panjang daripada yang ada dalam surat ini (Al-Baqarah).

Ibnu Abu Hatim sehubungan dengan hal ini mengatakan:

telah menceritakan kepada kami Ali ibnul Hasan ibnu Isykab, telah menceritakan kepada kami Ali ibnu Asim, dari Sa'id ibnu Abu Arubah, dari Qatadah, dari Al-Hasan, dari Ubay ibnu Ka'b yang menceritakan bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda:

Sesungguhnya Allah menciptakan Adam dalam bentuk seorang lelaki yang berperawakan sangat tinggi lagi berambut lebat, seakan-akan sama dengan pohon kurma yang rindang.

Halaman:

Editor: Siti Muyassarotul Hafidzoh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X