Bacaan dan Tafsir Ibnu Katsir QS Al Baqarah Ayat 29: Duluan Mana Allah Menciptakan Langit dan Bumi?

- Selasa, 24 Januari 2023 | 07:30 WIB
Bacaan dan Tafsir Ibnu Katsir QS Al Baqarah Ayat 29: Duluan Mana Allah Menciptakan Langit dan Bumi? (Pixabay)
Bacaan dan Tafsir Ibnu Katsir QS Al Baqarah Ayat 29: Duluan Mana Allah Menciptakan Langit dan Bumi? (Pixabay)

RELIGI - Bacaan dan Tafsir Ibnu Katsir QS Al Baqarah Ayat 29: Duluan Mana Allah Menciptakan Langit dan Bumi?

Tuhan yang patut untuk disembah dan ditaati itu Dialah Allah yang menciptakan dan memberikan karunia berupa segala apa yang ada di bumi untuk kemaslahatan-mu.

Untuk membuktikan kekuasannya Allah adalah satu satunya yang berkuasa, Allah menerangkannya pada QS Al Baqarah Ayat 29, di mana Allah telah menciptakan apa yang ada di bumi dan langit.

Baca Juga: Bacaan dan Tafsir QS Lukman Ayat 24: Benarkah Orang Kafir hanya Diberikan Kesenangan yang Bersifat Sementara?

هُوَ الَّذِيْ خَلَقَ لَكُمْ مَّا فِى الْاَرْضِ جَمِيْعًا ثُمَّ اسْتَوٰٓى اِلَى السَّمَاۤءِ فَسَوّٰىهُنَّ سَبْعَ سَمٰوٰتٍ ۗ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ  ( البقرة: ٢٩ )

Artinya:
Dialah (Allah) yang menciptakan segala apa yang ada di bumi untukmu kemudian Dia menuju ke langit, lalu Dia menyempurnakannya menjadi tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS. [2] Al-Baqarah : 29)

Setelah Allah SWT, menyebutkan bukti keberadaan dan kekuasaan-Nya kepada makhluk-Nya melalui apa yang mereka saksikan sendiri pada diri mereka, lalu Dia menyebutkan bukti lain melalui apa yang mereka saksikan, yaitu penciptaan langit dan bumi. Untuk itu Allah Swt. berfirman,

Dialah Allah, yang menciptakan semua yang ada di bumi untuk kalian, dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit.

Istawa ilas sama, berkehendak atau bertujuan ke langit. Makna lafaz ini mengandung pengertian kedua lafaz tersebut, yakni berkehendak dan bertujuan, karena ia di-muta'addi-kan dengan memakai huruf ila.

Fasawahunna, lalu Dia menciptakan langit tujuh lapis. Lafaz as-sama dalam ayat ini merupakan isim jinis, karena itu disebutkan sab'a samawat.

Halaman:

Editor: Siti Muyassarotul Hafidzoh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X